Minggu, 21 September 2014

Penulisan Kata Berimbuhan dalam Bahasa Indonesia Baku.

Penulisan Kata Berimbuhan dalam Bahasa Indonesia Baku. Kata berimbuhan merupakan kata yang mengalami pengimbuhan (afiksasi). Menurut posisinya, imbuhan dibedakan menjadi:
1.      Awalan (prefiks), yaitu morfem terikat yang dibubuhkan di awal kata baik kata itu berupa kata dasar maupun sudah merupakan kata jadian. Awalan itu antara lain: me-N, ber-, ter-, ke-, se-, di-, pe-N, dan per-.
2.      Sisipan (infiks), yaitu bentuk morfem terikat yang dibubuhkan atau lebih tepat disisipkan di tengah kata dasar. Ada 3 jenis sisipan yaitu –er-, -el-, -em-.
3.      Akhiran (sufiks), yaitu bentuk morfem terikat yang dibubuhkan pada akhir kata baik kata dasar maupun kata jadian. Akhiran-akhiran itu antara lain: -an, -kan, -I, -ku, -mu, -nya, -wan, -man, -wati, -lah, -kah
4.      Imbuhan gabung (konfiks), yaitu bentuk morfem terikat yang dibubuhkan secara gabungan antara awalan, sisipan dan akhiran. Misalnya: memper-kan, memper-i, me-i, me-kan, di-i, di-kan, ke-an, keter-an, dan lain-lain.
Konsonan k, p, t, s akan luluh jika mendapat imbuhan me-N, me-kan, atau me-i. misalnya: mengeluarkan, menguliti, memunyai, memukul, menyambal, menyayur, mengaji, menitipkan, menyapu, dll.
Awalan me-N menjadi men- kalau dirangkai dengan kata yang diawali huruf d, c, j, misalnya mendapat, mencuci, menjaring. Awalan me-N menjadi meny- jika dirangkai dengan kata yang diawali huruf s, misalnya menyeluruh. Awalan me-N menjadi mem- jika dirangkaikan dengan kata yang diawali huruf b, misalnya membeku.
Awalan ber-, ber-an menjadi be-, be-an jika dirangkai dengan kata yang diawali huruf r atau suku pertamanya diakhiri r, misalnya berambut, beterbangan.
Arti imbuhan me-N:
  1. Menghasilkan sesuatu: menyambal
  2. Melakukan pekerjaan: menulis
  3. Melakukan pekerjaan dengan alat/cara: mencangkul, mengisap
  4. Memberi/membubuhi: mengapur
  5.  Membuat jadi: mengotori
  6. Mengeluarkan bunyi: mendesis
  7. Menampilkan: menari
  8. Menjadi: meninggi
  9. Berlaku seperti: membeo
Arti  imbuhan ber-
  1. Memiliki: beristri
  2. Mengenakan: bertopi
  3. Bersifat/dalam keadaan: bersedih
  4. Menyatakan perbuatan berbalasan: bersalaman
  5. Memperoleh/mendapatkan: beruntung
  6. Melakukan sesuatu: bersiul
  7. Melakukan pekerjaan terhadap diri sendiri: berjemur
  8. Menyatakan himpunan/kelompok: berlima
Arti awalan ter-
  1. Dapat: terangkat
  2. Tidak sengaja: terbawa
  3. Paling: tercantik
Arti akhiran –kan dan -i
Secara umun mengandung arti perintah.
Misalnya:
  1. Kerjakan dengan seksama!
  2. Ajari adikmu dulu, sebelum berangkat!
Makna imbuhan gabung (konfiks) me-kan
  1. Melakukan: melemparkan
  2. Menjadikan/menyebabkan: menjatuhkan
  3. Melakukan tindakan untuk orang lain: mengambilkan
  4. Membuat jadi: meninggikan
Imbuhan serapan –isme dan –isasi
Pada mulanya imbuhan ini hanya dipakai untuk kata dasar serapan dari bahasa Inggris atau Belanda. Namun seiiring perkembangan jaman imbuhan ini juga digunakan pada kata asli bahasa Indonesia.

Imbuhan –isme bermakna paham. Contoh: komunisme, animisme. Sedangkan akhiran –isasi bermakna proses atau menjadikan sesuatu. Contoh: labelisasi

0 komentar: