Kamis, 18 September 2014

Penulisan Kata Sandang Si dan Sang Sesuai Bahasa Indonesia Baku

Penulisan Kata Sandang Si dan Sang Sesuai Bahasa Indonesia Baku. Kata sandang si dan sang sering kita jumpai dalam cerita fabel meski tidak menutup kemungkinan juga bisa kita dapati dalam cerita lain misalnya cerpen, dongeng, fiksimini atau puisi.
Kaidah penulisan kata si dan sang terpisah dengan kata yang diikutinya. Kata si dan sang ditulis dengan huruf kecil. Kata yang mengikuti ditulis dengan huruf kecil jika bukan nama, panggilan, atau julukan.
Contoh penggunaan yang benar:
1. Si kura-kura segera berlari.
2. Lalu sang semut memegang erat ranting itu.
3. Si kecil mulai tertidur pulas
4. Pada suatu pagi si kancil kembali mendatangi kebun petani itu.
5. “Aku ti … tidak lupa!” jawab si Merah takut.
6. Setelah mendengar jawaban itu, si Landa bertambah sedih.

Penggunaan kata si dan sang dalam cerita baik dongeng, fabel atau yang lainnya memberikan kesan estetis dan membuat cerita lebih menarik.

6 komentar:

Anis mengatakan...

Bukannya yang nomor 3 itu "kecil" nya besar?
Jadi gini : "3. Si Kecil mulai tertidur pulas"

Latiefah Khoerunnisa mengatakan...

Enggak, soalnya kan itu maknanya "bayi" atau "balita" bukan suatu julukan.-.

Unknown mengatakan...

Contoh julukan yang kayak mana aja min?

Unknown mengatakan...

Contoh julukan yang kayak mana aja min?

Nurus Annisa mengatakan...

Si Kutu buku

akasunna sasori mengatakan...

Kalo si pirang? Awalan kata "Pirang"nya apakah pakai kapital?