Minggu, 12 Oktober 2014

Penulisan Kata Berimbuhan Sesuai Bahasa Indonesia Baku

Penulisan Kata Berimbuhan Sesuai Bahasa Indonesia Baku. Kata berimbuhan merupakan kata yang mengalami pengimbuhan (afiksasi). Menurut posisinya, imbuhan dibedakan menjadi:
1. Awalan (prefiks), yaitu morfem terikat yang dibubuhkan di awal kata baik kata itu berupa kata dasar maupun sudah merupakan kata jadian. Awalan itu antara lain: me-N, ber-, ter-, ke-, se-, di-, pe-N, dan per-.
2. Sisipan (infiks), yaitu bentuk morfem terikat yang dibubuhkan atau lebih tepat disisipkan di tengah kata dasar. Ada 3 jenis sisipan yaitu –er-, -el-, -em-.
3. Akhiran (sufiks), yaitu bentuk morfem terikat yang dibubuhkan pada akhir kata baik kata dasar maupun kata jadian. Akhiran-akhiran itu antara lain: -an, -kan, -I, -ku, -mu, -nya, -wan, -man, -wati, -lah, -kah
4. Imbuhan gabung (konfiks), yaitu bentuk morfem terikat yang dibubuhkan secara gabungan antara awalan, sisipan dan akhiran. Misalnya: memper-kan, memper-i, me-i, me-kan, di-i, di-kan, ke-an, keter-an, dan lain-lain.
Konsonan k, p, t, s akan luluh jika mendapat imbuhan me-N, me-kan, atau me-i. misalnya: mengeluarkan, menguliti, memunyai, memukul, menyambal, menyayur, mengaji, menitipkan, menyapu, dll.


0 komentar: