Rabu, 05 November 2014

Pemakaian Tanda Pisah Sesuai Bahasa Indonesia Baku

Pemakaian tanda pisah sesuai Bahasa Indonesia baku sering jadi masalah. Masalah tersebut timbul dikarenakan tidaks semua orang tahu apa itu tanda pisah dan bagaimana hubungannya di dalam suatu kepenulisan. Adapun orang-orang sekarang banyak yang tidak bisa membedakan antara tanda hubung dengan tanda pisah dikarenakan kemiripan mereka di dalam bentuknya. Bedanya adalah, tanda pisah menggunakan dua buah strip yang disandingkan (--). Sementara tanda hubung hanya satu strip (-). Kegunaannya pun berbeda. Berfokus pada tanda pisah, tanda pisah digunakan sebagai pengganti kata “hingga” dan “sampai” di dalam penulisan. Semisal ada penulisan 2008—2013 itu berarti tahun 2008 sampai 2013. Adapun kegunaan lain dari tanda pisah ini adalah untuk menyematkan kata-kata yang tidak ada hubungannya secara langsung dengan kalimat utama. Contohnya adalah: Jika mereka menikah—sepertinya tidak akan gagal—aku akan puasa tiga hari! Contoh ini menunjukkan bahwa kalimat tersebut ada penyematan pikiran si penulis tersebut.


0 komentar: