Rabu, 05 November 2014

Pemakaian Tanda Titik Sesuai Bahasa Indonesia Baku

Pemakaian tanda titik sesuai Bahasa Indonesia baku adalah hal yang sering dianggap sepele oleh banyak kalangan. Alhasil tidaklah mengherankan banyak orang yang memiliki tugas sehari-hari dalam menulis semisal di dalam penulisan karya ilmiah, cerita, dan memo singkat yang tersandung oleh penggunaan titik lagi dan lagi. Penggunaan titik dalam Bahasa Indonesia ditandai sebagai bentuk selesainya suatu kalimat. Selesainya satu kalimat pastilah membutuhkan kalimat yang lainnya sebagai penguat baik berhubungan secara langsung atau tidak langsung. Jadilah, menggunakan titik sebagai bentuk pemakaian yang lumrah digunakan. Penggunaan titik ini berada pada akhir kalimat. Penggunaan pada akhir kalimat sering tidak konsisten dengan penggunaan huruf kapital dan juga spasi. Ketika membubuhkan tanda titik (.) perlu dicermati setelahnya haruslah dispasi terlebih dahulu. Spasi ini penting terutama bagi yang menggunakan aplikasi di komputer agar tidak kesulitan lagi dalam mengedit kata-kata yang ternyata tidak dispasi dan alhasil tidak berubah kapital. Setelah itu, penggunaan titik terkadang tidak konsisten saat berada di daftar pustaka. Pada daftar pustaka yang mana titik tidak dimaksudkan sebagai akhir kalimat namun hanya sebagai pemisah.

0 komentar: