Rabu, 05 November 2014

Penulisan Imbuhan Serapan Sesuai Bahasa Indonesia Baku

Penulisan imbuhan serapan dalam Bahasa Indonesia baku sebaiknya dipelajari. Bahasa Indonesia adalah bahasa yang banyak menggunakan serapan bahasa lain. Banyak pula sudah yang menggunakan serapan juga imbuhannya. Penyerapan kata asing yang digunakan dalam Bahasa Indonesia kurang lebih sama dalam mengikuti aturan yang ada dengan pembentukan kata berimbuhan lainnya. Contoh kata serapan berimbuhan yang diserap dari asing kemudian tidak berubah adalah dari bentuk kata sifat biasanya. Contonya adalah komunisme, liberalisme, sekulerisme, merkantilisme, adiktif, persuasif, dan lain-lain. Adapun yang lain ada yang melekat pada kata dasar semisal pascasarjana dari awalnya “pasca” dalam Bahasa Inggris. Ada juga yang digunakan kata bentukannya. Semisal pra. Kata pra dipisah dengan kata selanjutnya. Lalu, kata non dan anti. Setelah dua bentukan kata ini diberikan tanda hubung yang diikuti dengan huruf kapital di awal kata. Contohnya adalah anti-Israel. Penyerapannya tidak selalu berubah dan kadang juga perubahannya tidak dapat diprediksi. Maka dari itu, sangat penting untuk memiliki buku mengenai ejaan yang disempurnakan (EYD).

0 komentar: