Rabu, 05 November 2014

Penulisan Kalimat Majemuk Campuran Sesuai Bahasa Indonesia Baku

Penulisan kalimat majemuk campuran sesuai Bahasa Indonesia baku dapat dikatakan jarang sekali. Jarang terdengarnya mengenai kalimat majemuk campuran terutama bagi mereka yang tidak berkecimpung di dalam Bahasa Indonesia secara keseluruhan. Keperluan penulisan lebih pada kebutuhan karya ilmiah dan cerita fiksi saja. Kalimat majemuk campuran dapat dikatakan sedikit lebih tidak populer dibandingkan dua kalimat majemuk lainnya, yaitu kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat. Sebenarnya, kalimat majemuk campuran merupakan kalimat majemuk yang diberikan kata sambung yang dikombinasikan. Intinya seperti mengombinasikan antara kalimat majemuk setara dan bertingkat. Penggunaan kata “dan” dan juga “ketika” yang lumrah digunakan dalam pengembangan kalimat majemuk dijadikan satu. Tentu saja, untuk keefektifan kalimat, disarankan untuk tidak terlalu panjang kalimat yang hendak dibuat. Jadi, penggunaan kalimat majemuk campuran semakin tidak sering lagi. Disarankan untuk lebih banyak menggunakan kalimat majemuk setara dan bertingkat saja dalam penggunaan kalimat agar lebih efektif di dalam penulisan.
Namun jika ingin membuat sebuah kalimat yang menarik dan ringkas dari beberapa kalimat yang berhubungan dan terlalu berbelit-belit jika ditulis secara terpisah, maka menulisnya dalam bentuk kalimat mejemuk bertingkat adalah solusinya.
Misalnya:
klausa 1: Ahmad mengawasi hutan lindung
klausa 2: Ahmad menerima surat tugas untuk mengawasi hutan lindung
klausa 3: disediakan rumah dinas untuk Ahmad

kalimat yang efektif dan menarik dari klausa itu adalah Ahmad mengawasi hutan lindung setelah menerima surat tugas dan disediakan rumah dinas. 

0 komentar: