Rabu, 05 November 2014

Penulisan Teks Laporan Observasi Sesuai Bahasa Indonesia Baku

Penulisan teks laporan observasi yang sesuai dengan Bahasa Indonesia baku sangatlah penting terutama bagi mereka yang berkecimpung dalam dunia penelitian khususnya penelitian yang eksakta. Sudah lumrah bahwa penelitian ada yang berbentuk observasi. Penelitian observasi menuntut seseorang untuk tidak lepas pandangannya dari obyek yang diobservasi. Obyek yang diobservasi biasanya lama harus diteliti sehingga membutuhkan rincian dalam perkembangannya. Pada definisi umumnya, teks observasi membutuhkan tiga bagian. Ada definisi umum, deskripsi bagian, dan deskripsi manfaat. Jika merunut pada penulisan biasa, dapat disamakan dengan bagian pembuka, isi, dan penutup. Bagian definisi umum ini berupa pembuka yang memberikan penegrtian tentang hal yang akan dibahas. Sementara deskripsi bagian lebih merinci tentang obyek tersebut tentang pokok bahasan. Setelahnya, manfaat berisi manfaat dari observasi. Tentunya, bentuk teksnya berbentuk segitiga terbalik yang mana semakin ditulis semakin masuk ke inti penulisan teks. Alhasil, bagian terakhir merupakan konklusi daripada semua tulisan sedari awal.

0 komentar: