Senin, 09 Februari 2015

Pengertian Frasa dan Jenis-Jenis Frasa

Pengertian Frasa dan Jenis-Jenis Frasa
Frasa adalah gabungan dua kata atau lebih yang bersifat nonprediktif, artinya tidak terdapat predikat. Sering juga disebut gabungan kata yang mengisi salah satu fungsi sintaksis dalam kalimat. 
Contoh frasa:
- Nasi goreng
- Anak emas
- Rumah megah
- kampung halaman
Satuan bahasa nasi goreng, anak emas, rumah megah, dan kampong halaman adalah frasa tidak membentuk hubungan subjek dan predikat. Tapi membentuk unsur DM (diterangkan menerangkan) dan MD (menerangkan diterangkan) meskipun jarang yang membentuk unsur MD dalam bahasa Indonesia.
2. Jenis Frasa Berdasarkan Kelas Kata
Berdasarkan kelas kata, frasa dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:
1. Frasa verbal
Frasa herbal adalah kelompok kata yang dibentuk dengan kata kerja. Frasa verbal terdiri dari tiga macam, yaitu:
a. Frasa verbal modifikatif (pewatas) yang dibedakan menjadi:
1. Pewatas belakang, seperti contoh berikut:
- Ia sakit keras sekarang.
- Andi berlari cepat saat pulang ke rumah dari sekolah.
2. Pewatas depan, seperti contoh berikut:
- Kami akan melantunkan lagu Padamu Negeri.
- Kamu pasti menyukai kado itu.
b. Frasa verbal koordinatif, yaitu dua verba yang disatukan dengan kata penghubung dan atau atau, seperti contoh berikut:
- Mereka datang dan pergi kerumah ini.
- Kita pergi atau kembali ke rumah saja.
c. Frasa verbal apositif yaitu sebagai keterangan yang ditambahkan.
Contoh frasa verbal apositif, yaitu:
- Desa Marga Mulya, tempat tinggal saya, kini sudah semakin maju.
2. Frasa Adjektival
Frasa adjectival adalah kelompok kata yang menggunakan kata sifat atau keadaan sebagai inti dan menambahkan kata lain yang berfungsi menerangkan. Frasa adjectival dibagi atas tiga jenis, yaitu:
a. Frasa adjektival modifikatif (membatasi), contohnya sebagai berikut:
- Cantik nian adikmu.
- Indah benar pemandangan di sini.
b. Frasa adjektival koordinatif (menggabungkan), contohnya sebagai berikut:
- Mereka merasa tenang dan damai tinggal di komplek perumahan ini.
c. Frasa adjektival apositif, contohnya sebagai berikut:
- Srikandi cantik, ayu rupawan, diperistri oleh Arjuna.
3. Frasa Nominal
Frasa nominal adalah kelompok kata yang dibentuk dengan menggunakan kata benda. Frasa nominal dibagi menjadi:
a. Frasa nominal modifikatif (mewatasi), contohnya sebagai berikut:
- Pada hari minggu kantor tutup.
- Pada minggu pertama masuk sekolah,  banyak guru yang tidak masuk ke kelas.
b. Frasa nominal koordinatif (tidak saling menerangkan), contohnya sebagai berikut:
- Hak dan kewajiban telah diatur dalam UUD 19454.
Frasa Adverbial
Frasa adverbial adalah kelompok kata yang dibentuk dengan keterangan kata sifat. Frasa adverbial dibagi menjadi:
a. Frasa adverbial yang bersifat modifikatif (mewatasi), contohnya sebagai berikut:
- Andi adalah murid yang sangat rajin.
b. Frasa adverbial yang bersifat koordinatif (tidak saling menerangkan), contohnya sebagai berikut:
- Jarak antara kost saya dengan kampus kurang lebih setangah kilometer.
5. Frasa Pronominal
Frasa pronominal adalah frasa yang dibentuk dari kata ganti. Frasa Pronominal dibagi menjadi:
a. Frasa pronominal modifikatif, contohnya sebagai berikut:
- Kita semua adalah mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
- Kami berdua sedang menunggu bus.
b. Frasa pronominal koordinatif, contohnya sebagai berikut:
- Aku dan kau pergi ke kampus.
- Aku dan dia duduk berdua.
c. Frasa pronominal apositif, contohnya sebagai berikut:
- Kami, mahasiswa Indonesia, memerangi korupsi.
- Mahasiswa, para dosen, bersalam-salaman.
6. Frasa Numeralia
Frasa numeralia adalah kelompok kata yang dibentuk dengan kata bilangan. Frasa numeralia terdiri dari dua jenis yaitu:
a. Frasa numeralia modifikatif, contohnya seperti berikut:
- Bencana banjir itu menelan dua ratus lima puluh jiwa.
- Harga bakso yang Anda makan adalah Sembilan ribu rupiah.
b. Frasa numeralia koordinatif, contohnya seperti di bawah ini.
- Tiga atau empat pria bertubuh besar merampok sebuah toko emas
- Entah tiga, entah empat kali dia terus menolaknya.
7. Frasa Introgativa koordinatif
Frasa introgativa koordinatif adalah frasa yang menjadikan kata Tanya sebagai inti. Contohnya seperti berikut:
- Pertanyaan apa atau mengapa  terjawab sudah.
- Entah mengapa atau bagaimana saya bisa seperti ini.
8. Frasa Demonstrativa koordinatif
Frasa demonstrativa koordinatif adalah frasa yang dibentuk dengan dua kata yang tidak saling menerangkan. Contohnya seperti berikut:
- Aku telah mencarimu di sana dan di situ.
- Aku memakai sepatu yang ini atau itu, sebenarnya sama saja.

9. Frasa Proposional Koordinatif
Frasa proposional koordinatif adalah frasa yang dibentuk dari kata depan dan tidak saling menerangkan. Contohnya seperti berikut:
- Perjalanan kami dari dan ke Bandung memerlukan waktu tujuh jam.
- Koperasi dari, oleh, dan untuk anggota

0 komentar: