Rabu, 01 April 2015

Macam-Macam Majas Perbandingan

Majas merupakan gaya bahasa yang tidak secara langsung menyatakan makna yang sebenarnya. Gaya bahasa ini sering kita jumpai ketika kita membaca puisi. Berikut ini sedikit penjelasan tentang macam-macam majas perbandingan.

Majas Perbandingan antara lain:
1.      Personifikasi
Majas yang melukiskan benda mati seakan-akan hidup menyerupai sifat makhluk hidup.
Contoh: 
Ombak berkejar-kejaran di laut.
Nyiur melambai-lambai.

2.     Hiperbola
Majas yang melukiskan keadaan sesuatu yang berlebihan atau dilebih-lebihkan.
Contoh:
Ceramahnya membius warga.
Semangatmu tetap menyala dalam dada kami.

3.     Metafora
Majas yang membandingkan benda dengan melukiskan secara langsung atas dasar sifat yang sama.
Contoh:
Si jago merah telah melahap rumahnya.
Perasaannya sejernih embun pagi

4.     Eufimisme
Majas yang melukiskan suatu keadaan dengan kata-kata yang lebih halus dan lembut.
Contoh:
Tunawisma (gelandangan),  sekelompok (gerombolan)

5.     Sinekdok
a.      Pars Prototo
Majas yang melukiskan keadaan sebagian untuk semua atau seluruhnya.
Contoh:
Sehelai rambut.
Tiga ekor ayam.
Sampai saat ini batang hidungnya belum kelihatan.

b.     Totem Pro Parte
Majas yang melukiskan keadaan semua untuk keseluruhan, tetapi hanya mewakili sebagian.
Contoh:
Sekolahku meraih juara satu dalam lomba bercerita tingkat provinsi.

6.     Litotes
Majas yang menggambarkan suatu keadaan berbeda dengan kenyataannya dengan cara merendahkan diri.
Contoh:
Silakan mampir ke gubuk saya.

7.     Asosiasi
Majas yang menggambarkan suatu keadaan karena persamaan sifat yang dicirikan dengan kata bagai, seperti, bak, laksana.
Contoh:
Tingkahnya lesu bagai bulan kesiangan.

8.     Metonimia
Majas yang menggambarkan suatu keadaan dengan menggunakan nama merk dagang.
Contoh:
Tolong ambilkan Aqua, aku haus.

9.     Alegori
Majas yang membandingkan sesuatu dengan membentuk kesatuan yang menyeluruh.
Contoh:

Nahkoda berlayar mengarungi bahtera kedidupan. (Nahkoda = suami, bahtera kehidupan = rumah tangga).

0 komentar: